Tags

Hening yang Minta Tidur Sendiri

Ketika saya mengembalikan buku ke rak buku, tiba-tiba Hening bilang kalau dia mau nyoba tidur sendiri. Tentu saya kaget karena saya merasa tidak pernah sounding untuk sapih tidur secepat ini. Saya cuma pernah bilang kalau nanti ketika Hening sudah SD, tidurnya nggak sama ayah dan ibu lagi. Tapi tidurnya sendiri. Itupun saya bilang gitu udah LAMA banget 😂. 

Ketika dia bilang kalau mau nyoba tidur sendiri, tentu saya kaget sekaligus sedih. Karena biasanya Hening nggak bisa tidur sendiri. Biasanya dia selalu minta dielus-elus, dipukpuk, dipeluk ataupun dia yang ilikitik perut saya biar bisa tidur. Tapi ini, DIA MINTA TIDUR SENDIRI 😆😆😆😆. Ya Allah, anak saya kenapa cepet bener besarnyaaaa 🤣🤣🤣🤣. 

Dia minta tidur di kamar biasanya kami tidur. Seharusnya itu jadi kamar saya dan suami. Sedangkan kamarnya Hening sudah kami siapkan di tengah. Tapi sepertinya karena dia nggak biasa tidur disitu, jadinya dia tidur di kamar biasanya. Sedangkan saya tidur sendiri di kamarnya. 

Lalu saya mengantarkannya ke kamar tidur dan kami membaca doa bersama. Setelah selesai berdoa, saya yakinkan lagi ke dia apakah dia beneran mau tidur sendiri? Dan seperti biasa, Hening si kukuh terhadap pendiriannya, biidznillah, dengan penuh keberanian bilang kalau dia mau nyoba tidur sendiri. Tapi katanya sehari aja. Besok-besok tidur bareng lagi. Cuma nggak tau ya, besok beneran tidur bareng atau mau nyoba tidur sendiri lagi 🤣. 

Akhirnya dengan berat hati saya jalan ke kamar tengah meninggalkan anak berusia 4.5 tahun itu untuk tidur sendirian. Jujur, rasanya saya yang resah dan berat ninggalin dia tidur sendiri. Ada perasaan sedih juga karena nggak bisa peluk-peluk dan elus-elus Hening. Padahal kadang saya suka ngeluh capek gegara dia minta elus terus. Ternyata pas tidur terpisah gini kangennya kayak kepisah 5 benua 🤣. Aaaaakkkk~

Saya coba mengingat-ingat, apa ya yang memotivasinya untuk tidur sendiri? Sepertinya dia termotivasi karena obrolannya dengan teman-teman di Rupinsya. Jadi temannya bilang kalau dia mau belajar tidur sendiri pas umur 5 tahun. Hahahaha. Lhaaa, tapi itu kan kalau sudah 5 tahun. Kan sekarang belum 5 tahun, kok Hening udah minta tidur sendiri aja siihh 🤣. Yasudahlah ya, bismillah, anaknya tidur nyenyak.

Pas jam 10 malam, saya coba cek ke kamarnya, ternyata Hening masih melek. Terus saya nyoba tanyain lagi beneran mau tidur sendiri dan dia tetap menjawab ya. Lalu saya balik lagi ke kamar untuk tidur dan nggak lupa cium-cium dan peluk Hening. Terus dadah-dadah dan kasi kiss bye ke Hening. Huhu, sediiihhh. Kemudian saya tertidur dengan perasaan berat dan sedikit takut. Soalnya saya tidur sendiriaaaann. Kan udah lama ga tidur sendirian. Karena ayangbeb lagi kerja shift malam, jadi kami berdua aja di rumah 😂. 

Kemudian jam 12 malam saya kebangun karena kebelet pipis. Nggak lupa intipin Hening yang tertidur pulas sekali. Alhamdulillah. Setelah itu saya kembali ke kamar untuk tidur lagi. Sebelumnya saya kira Hening bakalan manggil-manggil buat ngajak tidur bareng. Ternyata dia terlelap tanpa manggil-manggil. Hahahahah. 

Lalu jam 02.45 am, alarm bunyi. Perasaan baru banget saya rebahin kepala kok alarm udah bunyi aja sih 🤣. Kemudian saya pitek tombol snooze buat nambah tidur bentar lagi. 10 menit kemudian alarm bunyi dan saya melakukan hal yang sama untuk kedua kalinya. Namun 5 menit kemudian saya bangun dan memulai aktivitas seperti biasanya. 

Setelah itu tidak lupa ngintipin Heningku sayang yang alhamdulillah masih tidur lelap sekali. Setelah kuperhatikan berkali-kali, kayaknya tidurnya Hening lebih anteng dari biasanya yang kayak kitiran. Padahal biasanya tuh dia kalo tidur posisinya udah nggak karu-karuan. Nah yang kali ini, dia gelebokannya cuma  disitu-situ aja. Nggak pindah ke ujung kasur yang lain 🤣. Apakah ini karena dia tidur sendiri? 

Emang sih disebelahnya ada bantal yang mungkin bisa membatasi pergerakannya. Tapi yaa, biasanya meski ada bantal disebelahnya, itu bantal posisinya bisa berubah entah kemana bersamaan dengan berubahnya posisi tidurnya 🤣🤣. 

Aahh, lucu sekali pengalaman sapih tidur dadakan ini. 

Alhamdulillah, percobaan tidur sendiri atas inisiatif Hening berjalan lancar, jaya, aman, sentosa. Ya Allah, selalu beri perlindungan untuk Hening dalam keadaan apapun dan dimanapun 🙏. Aammiinn ya mujibassailin. 

Demikian curhatan Mamah Dedeh. Terima kasih sudah membaca curhat random ini. Kalau ada cerita lucu, sedih, gelisah tentang sapih tidur ananda, boleh lho diceritakan di kolom komentar. Xixi


Emiria Letfiani
A Wife, A Mom, A Storyteller
Newest Older

Related Posts

Post a Comment